"Target penerbitan peraturan tersebut adalah Maret 2026," kata Hasan Fawzi, penjabat kepala pengawas pasar modal di OJK, regulator keuangan Indonesia.
Berdasarkan rancangan usulan tersebut, pada saat penawaran saham perdana, perusahaan dengan kapitalisasi pasar sebelum pencatatan saham lebih dari 50 triliun rupiah (2,98 miliar dolar AS) harus memiliki free float minimal 15% dari total saham, naik dari sebelumnya 10%.
Perusahaan dengan kapitalisasi pasar yang lebih kecil akan diharuskan untuk menetapkan free float minimum yang lebih tinggi lagi.
Draf tersebut juga menetapkan bahwa tingkat free float minimum harus dipertahankan setidaknya selama satu tahun setelah pencatatan saham. Jika jumlah free float terdilusi karena transaksi tertentu, perusahaan harus mengembalikannya ke tingkat yang dipersyaratkan dalam waktu dua tahun.
IDX belum menerbitkan draf aturan untuk merevisi persyaratan free float bagi perusahaan yang sudah terdaftar. Sebelumnya, pihak berwenang telah menyatakan akan menggandakan minimum free float berkelanjutan menjadi 15%. Media lokal melaporkan bahwa perusahaan-perusahaan yang sudah terdaftar akan diberi waktu tiga tahun untuk melakukan transisi.
Berdasarkan data IDX per September, lebih dari 300 perusahaan yang terdaftar di bursa saham harus menawarkan saham untuk memenuhi persyaratan baru. Nilai saham baru tersebut bisa mencapai 203 triliun rupiah (12,11 miliar dolar AS).
Hasan mengatakan bahwa draf peraturan tersebut akan dibuka untuk mendapatkan masukan dari para pemangku kepentingan industri dan masyarakat selama 10 hari ke depan.
"OJK berkomitmen untuk bergerak cepat meninjau dan memberikan saran serta panduan untuk revisi sebelum kami menerapkan peraturan yang diusulkan," katanya.
Indeks Komposit Jakarta anjlok hingga 16,7% hanya dalam dua hari pekan lalu, setelah peringatan MSCI memicu gelombang pelarian modal dari investor, yang telah mendinginkan kepercayaan terhadap ekonomi terbesar di Asia Tenggara . Indeks tersebut mencatatkan kenaikan 0,3% pada hari Rabu. ($1 = 16.765 rupiah)
Sumber : https://www.reuters.com/world/asia-pacific/indonesia-unveil-new-market-rules-draft-after-80-billion-market-rout-2026-02-04/