PURWOREJO – Kodim 0708/Purworejo menggelar doa bersama sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan duka cita atas gugurnya prajurit TNI saat menjalankan tugas negara dalam misi perdamaian di Lebanon. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di lingkungan Makodim, Rabu (1/4/2026), dan diikuti oleh jajaran prajurit serta keluarga besar Kodim.
Doa bersama ini menjadi wujud solidaritas sekaligus penghargaan atas pengorbanan para prajurit yang telah mengabdikan diri demi menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.
Suasana haru terasa saat seluruh peserta menundukkan kepala, memanjatkan doa terbaik bagi para pahlawan bangsa.
Komandan Kodim 0708/Purworejo, Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya sebagai bentuk penghormatan, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan di lingkungan TNI.
“Kami mendoakan agar para prajurit yang gugur mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa momen ini menjadi pengingat bagi seluruh prajurit akan pentingnya dedikasi, loyalitas, dan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas, baik di dalam maupun luar negeri.
Melalui kegiatan doa bersama ini, diharapkan semangat juang dan pengorbanan para prajurit yang gugur dapat terus dikenang serta menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam menjaga kedaulatan dan kehormatan bangsa.
Ketiga prajurit yang gugur adalah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ikhwan, dan Praka Farizal Rhomadhon. Keluarga ketiga prajurit akan diberikan santunan.
Panglima TNI juga menyatakan ketiga prajurit akan mendapatkan kenaikan pangkat hingga diberikan medali atas dedikasi dalam penugasan sebagai Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL). "Selain santun tunai ketiga prajurit gugur juga mendapatkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Operasi Militer Selain Perang Anumerta (KPLB OMSPA), penghargaan Medal 'Dag Hammarskjold'," kata Agus dalam keterangan dari Puspen TNI, Rabu (1/4/2026).
Santunan yang merupakan hak ketiga prajurit itu terdiri dari nilai tunai tabungan asuransi, santunan risiko kematian khusus, beasiswa untuk 2 anak, santunan kematian dari PBB, dana watzah, TWP AD, personal accident, santunan gugur dari perbankan.
Santunan tunai yang akan diterima ketiga keluarga prajurit:
- Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar sebesar Rp 1.894.688.236
- Sertu Muhammad Nur Ikhwan sebesar Rp 1.846.309.049, dan
- Praka Farizal Rhomadhon sebesar Rp 1.854.075.205
Selain santunan tunai, pihak keluarga ketiga prajurit akan diberikan gaji terusan selama 12 bulan (terdiri dari gaji pokok, uang lauk pauk (ULP), dan tunjangan jabatan), serta pensiun janda setelah gaji terusan selesai dibayarkan.
Diketahui, seorang prajurit TNI juga tewas pada Minggu (29/3). Kontingen Pasukan Perdamaian yang bernama Praka Farizal Rhomadhon tewas usai proyektil meledak di dekat salah satu posisi kelompok tersebut di dekat Desa Adchit al-Qusayr di Lebanon selatan.
Pada Senin (30/03), PBB mengkonfirmasi lagi dua prajurit TNI meninggal setelah sebuah ledakan menghantam konvoi logistik UNIFIL. Sementara dua lainnya terluka. Insiden itu, lanjut PBB, terjadi di dekat Bani Hayyan di Lebanon selatan.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan dukacita mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI saat menjalankan tugas dalam misi perdamaian di Lebanon. Prabowo menyatakan belasungkawa kepada keluarga para prajurit serta memberikan penghormatan atas pengabdian dan pengorbanan dalam menjalankan tugas negara.
"Innalillahi waina ilaihi rajiun, turut berdukacita atas gugurnya Kapten Inf. Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Praka Farizal Rhomadon saat menjalankan misi perdamaian di Timur Tengah," kata Prabowo melalui Instastory akun resmi Instagram @prabowo, Selasa (31/3).
Prabowo menegaskan pengabdian para prajurit merupakan bentuk dedikasi dan keberanian dalam menjaga perdamaian dunia sekaligus membawa nama baik Indonesia di kancah internasional.
https://news.detik.com/berita/d-8425359/3-prajurit-tni-gugur-di-lebanon-dinaikkan-pangkatnya-keluarga-dapat-santunan-rp-1-8-m
https://www.purworejo24.com/2026/04/kodim-0708-purworejo-gelar-doa-bersama-kenang-prajurit-gugur-di-lebanon/