DUKUHREJO – Desa Dukuhrejo, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, menjadi pusat perhatian pada Jumat (24/04/2026) dengan digelarnya dua agenda besar sekaligus. Kegiatan diawali dengan kunjungan kerja dari jajaran staf Direktorat Jenderal (Dirjen) Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, bertempat di Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Dukuhrejo. Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung denyut nadi perekonomian desa melalui badan usaha milik desa.
Dalam pertemuan tersebut, rombongan dari pusat di dampingi oleh TA kebupaten Purworejo Bp. Hakim, SS., disambut langsung oleh Kepala Desa Dukuhrejo, Suhadi, S.Sos., beserta jajaran Pemerintah Desa (Pemdes) dan Ketua KDMP. Fokus utama kunjungan adalah meninjau perkembangan program-program yang dijalankan KDMP, termasuk mengevaluasi status kendaraan penunjang operasional serta pertumbuhan jumlah keanggotaan koperasi. Pertemuan berlangsung dengan suasana akrab namun produktif, diwarnai dengan sesi tanya jawab strategis terkait upaya peningkatan investasi desa agar KDMP semakin mandiri secara ekonomi.
Usai agenda peninjauan ekonomi, kegiatan berlanjut ke acara kedua yang bersifat edukatif dan preventif, yakni Sosialisasi Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD). Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama strategis antara PT Jasa Raharja dengan Perangkat Desa Peduli Lalu Lintas (PDPL). Mengambil lokasi di GOR Gedung Parto Sudiro, acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Kecamatan Bayan, termasuk Camat Bayan, Yeni Astuti, S.STP. Msc., Pendamping Desa Pambudi Nugroho, S.Sos., BPD Dukuhrejo Suharto, serta perwakilan Kapolsek Bripka Turyono, SH., dan Sertu Nurdin selaku Babinsa Dukuhrejo.
baca juga : https://dukuhrejo.id/artikel/2026/4/14/maju-pilkades-perangkat-desa-wajib-cuti-hingga-mundur
Kehadiran Camat Bayan dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara aparat keamanan, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam meminimalisir dampak kecelakaan lalu lintas. Kepala Desa Suhadi, S.Sos., juga menambahkan bahwa pengetahuan mengenai PPGD sangat krusial bagi warga Dukuhrejo mengingat mobilitas kendaraan yang sangat tinggi di wilayah tersebut. Peserta yang hadir meliputi jajaran Pemdes, anggota Linmas, tokoh masyarakat, hingga perwakilan warga umum yang antusias mengikuti jalannya acara.
Sesi inti acara diisi oleh pemaparan dari dr. Bangun Said Santoso dari Polres Purworejo yang memberikan penjelasan komprehensif mengenai tindakan teknis gawat darurat. Beliau menginstruksikan langkah-langkah medis awal yang harus dilakukan jika warga menemukan kejadian kecelakaan di jalan raya sebelum bantuan medis profesional tiba. Hal ini bertujuan agar masyarakat tidak melakukan kesalahan prosedur dalam mengevakuasi korban yang justru dapat memperparah kondisi luka.
Guna memberikan pemahaman yang lebih nyata, Bapak Aiptu Heri Priswanto dari tim Kesehatan Polres Purworejo memperagakan praktik teknis pertolongan pertama secara langsung. Dengan menggunakan alat simulasi, peserta diajarkan cara memposisikan korban, menangani pendarahan, hingga cara mengangkat korban kecelakaan dengan benar. Praktik ini menarik perhatian penuh dari para anggota Linmas dan perangkat desa yang seringkali menjadi pihak pertama yang tiba di lokasi kejadian kecelakaan.
Pihak Jasa Raharja yang diwakili oleh Bapak Gigih menyampaikan alasan kuat di balik pemilihan Desa Dukuhrejo sebagai lokasi sosialisasi. Berdasarkan data evaluasi tahun 2025, ruas Jalan Gajah Mada yang melintasi Desa Dukuhrejo tercatat sebagai salah satu titik dengan angka kejadian kecelakaan tertinggi. Selain sosialisasi tindakan medis, Bapak Gigih juga merinci syarat-syarat teknis dan prosedur pengurusan kompensasi atau santunan Jasa Raharja bagi para korban kecelakaan agar masyarakat paham hak-hak mereka.
Tidak hanya memberikan pembekalan teori dan praktik di dalam gedung, panitia juga menghadirkan pelayanan nyata berupa Cek Kesehatan Gratis di area luar GOR Parto Sudiro. Layanan kesehatan ini ditangani langsung oleh dr. Bangun Said Santoso dan Bapak Aiptu Heri Priswanto. Banyak warga desa yang memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin, seperti cek tekanan darah dan konsultasi keluhan kesehatan lainnya secara cuma-cuma.
_dan_Kunjungan_Dirjen_Pengembangan_Ekonomi_dan_Investasi_Desa%2C_Kementerian_Desa_dan_Pembangunan_Daerah_Tertinggal_RI/WhatsApp_Image_2026-04-24_at_14-59-52.jpg)
Acara yang berlangsung dari pagi hingga siang hari ini berjalan dengan lancar dan paripurna. Kehadiran berbagai elemen, mulai dari tingkat kementerian, kabupaten, kecamatan, hingga desa, menunjukkan adanya kepedulian lintas sektoral terhadap kesejahteraan dan keselamatan warga di tingkat tapak. Seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam membangun desa yang lebih tangguh secara ekonomi dan siaga terhadap bencana maupun kecelakaan.
baca juga : https://dukuhrejo.id/artikel/2026/4/9/sosialisasi-dari-pt-japfa-comfeed-indonesia-jateng-untuk-keluarga-penerrima-manfaat-berupa-ayam-petelur
Melalui berlangsungnya agenda ini, diharapkan masyarakat Desa Dukuhrejo memiliki kesiapsiagaan yang lebih baik dalam menghadapi situasi darurat di jalan raya. Selain itu, kunjungan dari Kementerian Desa diharapkan menjadi jembatan bagi percepatan investasi dan pengembangan ekonomi lokal melalui KDMP. Dengan demikian, Dukuhrejo tidak hanya dikenal sebagai desa yang sadar keselamatan berlalu lintas, tetapi juga menjadi percontohan desa dengan tata kelola ekonomi yang progresif. (Adm)